Rabu, 02 Desember 2015
TEKS EDITORIAL
Berbicara tentang sampah, pertama yang kita pikirkan adalah kotor, kumuh, berantakan, dan sangat menjijikan. Siapa sih yang ingin bekerja sebagai tkang sampah ? namun kita patut mengacungkan jempol bagi Bapak satu ini, Beliau dengan ikhlas dan begitu semangat menjalankan profesi sebagai yukang kebun di SMKN 1 Baureno. Beliau adalah Bapak Didik Wahyudi. Beliau sudah hamper 3 tahun bekerja sebagai tukang kebun di SMKN 1 Baureno ini. Sebelum Beliau bekerja di SMKN 1 Baureno ini, Beliau bekerja sebagai Office Boy di Surabaya. Namun, setelah beliau menikah, Beliau menetap di Desa Nunuk Kec Baureno – Bojonegoro.
Beliau mulai bekerja pagi pukul 06.00 WIB, menyapu seluruh lingkungan SMKN 1 Baureno. Akan tetapi Beliau tidak sendiri, Beliau dibantu 2 tukang kebun lainnya, yaitu Mas Falah dan Mas Kholik. Beliau sangat tekun dan ulet dalam menjalankan profesi ini. Beliau tidak pernah mengeluh dengan pekerjaan yang sedang digelutinya sekarang. Saat saya tanya berapa gaji yang Beliau terima berapa? Beliau hanya menjawab “Alhamdulillah cukup untuk menafkahi istri dan kedua anak saya” Sungguh mulia bukan ?
Menghadapi anak sekolah yang memiliki berbagai macam karakter. Setiap habis makan jajan bungkus dibuang sembarangan dan kadang diselipkan diselokan sehingga mengakibatkan air tersumbat. itu salah satu hal yang membuat Pak Didik kadang merasa kesal dan capek karena kurang sadarnya anak-anak SMK.
Mas Falah, adalah saah satu rekan kerja Pak Didik. Namun Mas Falah baru bekerja di SMK selama 3 bulan. Menurut Mas Falah Pak Didik adalah seorang sosok yang ulet, humoris, tekun, dan tisak pernah mengeluh akan pekerjaan yang Ia tekuni. Belia bias menjadi panutan yang baik bagi Mas Falah, Ia juga banyak belajar dari Pak Didik. Mas Falah merasa Pak Didik adalah rekan yang baik karena bias memotivasinya.
Sosok seorang Pak Didik yang lucu, humoris, ulet, tekun, dan Iklas akan pekerjaan yang Beliau geluti selama ini hanya menginginkan kesadaran dari anak-anak SMK bahwa kita harus “Menjaga kebersihan dan peduli dengan lingkungan. Dan semoga pihak sekolah juga segera memperhatikan tempat pembuangan akhir di SMKN 1 Baureno ini. Agar lingkungan bias bersih dan sampah memiliki tempat pembuangan akhir yang layak.
“ Menjaga Kebersihan dan Peduli dengan Lingkungan”
- Didik Wahyudi -
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar